Tersentuh Kemanusiaan APBMI Kalsel, Jenguk Adel Dan Zailani Dua Anak Yatim Korban Kecelakaan

Kepedulian terhadap korban musibah kembali ditunjukkan Asosiasi Perusahaan Bongkar Muat Indonesia (APBMI) Kalimantan Selatan. Ketua APBMI Kalsel Hj. Uzlah, didampingi Sekretaris DPW APBMI Kalsel Muhammad Novel serta sejumlah anggota, menyambangi Rumah Sakit Bhayangkara untuk menjenguk dua anak yatim piatu yang masih berjuang menjalani perawatan akibat kecelakaan lalu lintas yang terjadi empat tahun lalu.

Tersentuh Kemanusiaan APBMI Kalsel, Jenguk Adel Dan Zailani Dua Anak Yatim Korban Kecelakaan
Kunjungan Ketua APBMI Kalsel Hj. Uzlah didampingi oleh Ketua DPW APBMI dan anggota rumah sakit Bhayangkara saat menjenguk Adel dan Zailani yang menjalani perawatan penyembuhan akibat laka lantas beberapa tahun lalu yang mengakibatkan kan kedua orang tua Adel meninggal dunia, Rabu 21/01/2026.(Dok: Intan/ Targetoperasi.id)

Banjarmasin, Targetoperasi.id - Kecelakaan di wilayah Anjir, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, empat tahun lalu meninggalkan duka mendalam, kecelakaan yang merenggut nyawa kedua orang tua Adel dan Zailani. Adel dan Zailani mengalami luka serius, untuk Adel mengalami cacat  tangan dan Zailani mengalami Masalah di kaki.

Setelah di tinggal oleh kedua orang tuanya, Adel dan Zailani di asuh oleh neneknya hingga saat ini, Adel dan Zailani mendapat bantuan pengobatan gratis dari Gubernur Kalsel H. Muhidin dan Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan saat bertemu dalam kunjungan posko banjir di kecamatan Martapura Barat, Sabtu 17/01/2026.

 Saat ini sang kakak Adel masih menjalani perawatan intensif, sementara adiknya Jaelani telah menjalani operasi pada bagian kaki dan masih dalam proses pemulihan.

Di sela kunjungan, Hj. Uzlah menyampaikan rasa empati dan keprihatinan mendalam atas kondisi yang dialami kedua anak tersebut. Ia menegaskan bahwa kehadiran APBMI Kalsel merupakan bentuk kepedulian sosial dan tanggung jawab kemanusiaan terhadap Adel dan Zailani yang membutuhkan perhatian.

“Kami datang langsung ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk melihat kondisi ananda Zailani dan kakaknya Adel. Informasi ini kami peroleh dari media sosial dan sangat menyentuh hati kami. Sebagai sesama manusia, sudah sepatutnya kami hadir memberikan dukungan dan semangat,” terangnya, Rabu 21/01/2026, siang.

Ia juga mengungkapkan, sebelumnya APBMI Kalsel telah menyalurkan bantuan ke sejumlah wilayah terdampak banjir di Kalimantan Selatan. Saat turun ke lapangan, pihaknya kembali menerima informasi mengenai kondisi kedua anak tersebut, sehingga mendorong APBMI Kalsel untuk bergerak cepat melakukan kunjungan.

“Kami ingin memastikan keadaan mereka secara langsung, sekaligus menyampaikan doa dan harapan agar ananda diberikan kesembuhan serta masa depan yang lebih baik,” imbuhnya.

Sementara itu, Sekretaris DPW APBMI Kalsel Muhammad Novel menambahkan, bahwa organisasi yang menaungi para pelaku usaha bongkar muat tersebut berkomitmen untuk selalu hadir di tengah masyarakat, khususnya saat terjadi musibah kemanusiaan.

“Kehadiran kami adalah bentuk empati dan solidaritas. Kami berharap penanganan medis di Rumah Sakit Bhayangkara dapat berjalan optimal hingga ananda Jaelani dan kakaknya benar-benar pulih,” harapnya.

Tidak hanya memberikan dukungan moral, APBMI Kalsel juga menyalurkan bantuan berupa uang sebagai wujud kepedulian.

“Semoga bantuan ini dapat sedikit meringankan dan menjadi penyemangat bagi ananda dalam menjalani masa pemulihan,” pungkasnya.(Intan).