Kaget Disangka Pohon Pisang Roboh Warga Temukan Seorang Pria Tewas Mengenaskan

Warga Jalan RO Ulin Gang Sapta Warga, Kelurahan Loktabat Selatan, Kecamatan Banjarbaru Selatan, dikejutkan dengan penemuan sesosok pria dalam kondisi meninggal dunia di kebun belakang rumah warga, Kamis (29/1/2026) sore.

Kaget Disangka Pohon Pisang Roboh Warga Temukan Seorang Pria Tewas Mengenaskan

Banjarbaru, Targetoperasi.id - Korban diketahui bernama Amanul Yaqin (25), warga Desa Rangas, Kecamatan Batang Alai Selatan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah. Korban diketahui tengah tinggal sementara di sekitar lokasi kejadian.

Peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh seorang warga bernama Sariyem (61). Saat itu, saksi tengah berada di dalam rumah dan mendengar suara benturan keras dari arah kebun belakang. Ketika dicek, saksi mendapati pohon pisang miliknya rusak dan seorang pria tergeletak tanpa mengenakan baju dengan kondisi bersimbah darah.
Warga sekitar yang mengetahui kejadian itu langsung berkerumun di lokasi, sementara Ketua RT setempat segera melaporkan peristiwa tersebut kepada pihak kepolisian.

Petugas Polres Banjarbaru yang tiba di lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengevakuasi korban ke RS Idaman Banjarbaru untuk dilakukan pemeriksaan medis.

Kapolres Banjarbaru AKBP Pius X Febry Aceng Loda melalui Kasi Humas Polres Banjarbaru, Ipda Kardi Gunadi, membenarkan peristiwa tersebut. Berdasarkan hasil sementara penyelidikan, korban diduga meninggal dunia akibat terjatuh dari Tower BTS yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian.

“Di sekitar lokasi ditemukan Tower BTS Telkomsel dengan ketinggian sekitar 42 meter. Kami juga mengamankan pakaian korban berupa kaos berwarna biru dan sarung cokelat yang ditemukan tergantung di kawat pengaman area tower, serta mendapati adanya celah pada pagar yang diduga menjadi akses korban masuk,” terang Kardi.

Ia menambahkan, hasil visum sementara menunjukkan korban mengalami luka berat di bagian kepala, pendarahan hebat, serta patah tulang pada paha kanan akibat benturan keras. Polisi juga memastikan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan dari pihak lain.

“Berdasarkan hasil olah TKP, keterangan saksi, dan pemeriksaan awal, kesimpulan sementara korban meninggal dunia akibat bunuh diri,” tegasnya.

Saat ini jenazah korban masih berada di RS Idaman Banjarbaru dan rencananya akan dimakamkan dengan bantuan Dinas Perumahan dan Permukiman Kota Banjarbaru, mengingat keterbatasan ekonomi pihak keluarga.(Red).