Polres Banjarbaru Sulap Lahan Tidur Jadi Lahan Jagung, Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Guna mendukung program ketahanan pangan nasional, Polres Banjarbaru melakukan langkah nyata dengan memanfaatkan lahan tidur menjadi lahan produktif. Bersama pemerintah setempat dan kelompok tani, jajaran Polres Banjarbaru melaksanakan penanaman jagung perdana di Kelurahan Cempaka, Kota Banjarbaru.

Polres Banjarbaru Sulap Lahan Tidur Jadi Lahan Jagung, Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Banjarbaru, Targetoperasi.id - Kegiatan ini merupakan bagian dari program penanaman jagung serentak yang diinisiasi Mabes Polri dan dilaksanakan secara bersamaan oleh jajaran kepolisian mulai dari tingkat Polda hingga Polres di seluruh Indonesia.

Kapolres Banjarbaru, AKBP Pius X Febry Aceng Loda, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut melibatkan berbagai unsur, mulai dari Camat, Lurah hingga kelompok tani setempat. Lahan yang digunakan merupakan milik masyarakat dengan luas sekitar 1,5 hektare yang sebelumnya tidak dikelola dan kemudian dimanfaatkan bersama oleh Polsek Beruntung Baru dan warga.

“Ini tadi disampaikan oleh masyarakat bahwa lahan ini merupakan lahan tidur yang tidak dikelola. Karena itu kami bekerja sama dengan masyarakat untuk membersihkan dan mengolahnya sehingga dapat menjadi lahan yang produktif,” ujar Kapolres Banjarbaru AKBP Pius X Febry Aceng Loda di sela kegiatan penanaman, Sabtu 07/03/2026.

Ia menambahkan, pihak kepolisian tidak hanya melakukan penanaman, tetapi juga akan melakukan pendampingan bersama Dinas Pertanian guna memastikan perawatan tanaman jagung berjalan optimal hingga masa panen tiba.
Terkait potensi hasil panen, Kapolres optimistis lahan tersebut mampu menghasilkan produksi jagung yang cukup besar apabila pengelolaannya dilakukan dengan baik.

“Target panen per hektare itu sekitar 3 sampai 4 ton. Namun apabila pengolahan lahan dan pemupukannya bagus, hasilnya bisa lebih, bahkan bisa mencapai 6 sampai 7 ton,” tambahnya.

Sementara itu, Camat Cempaka Hendrawan Maulana menyambut baik kolaborasi antara kepolisian, pemerintah, dan masyarakat dalam pemanfaatan lahan tidur tersebut. Pihaknya bahkan berencana menginventarisasi kembali sejumlah lahan tidak produktif di wilayahnya untuk dijadikan area penanaman jagung pipil.

“Kami berharap masyarakat di Kelurahan Cempaka, khususnya masyarakat transmigrasi, dapat mendukung penuh program ini agar ketahanan pangan kita semakin kuat,” ungkap Hendrawan.

Melalui kolaborasi antara aparat keamanan, pemerintah daerah, dan kelompok tani, pemanfaatan lahan tidur ini diharapkan mampu meningkatkan produktivitas pertanian, memperkuat ketahanan pangan, sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat di wilayah Kota Banjarbaru.(Red).