Bedah Rumah Lansia Tidak Mampu Di Paramasan, Bentuk Kepedulian Polri Terhadap Warga

Kepedulian terhadap masyarakat kurang mampu kembali ditunjukkan jajaran kepolisian melalui kegiatan bedah rumah bagi warga lansia sangat miskin di Desa Paramasan Bawah, Kecamatan Paramasan, Kabupaten Banjar, Rabu (29/4/2026).

Bedah Rumah Lansia Tidak Mampu Di Paramasan, Bentuk Kepedulian Polri Terhadap Warga

Banjar, Targetoperasi.id - Kegiatan yang dimulai sejak pagi hari tersebut merupakan bentuk respon cepat Polri terhadap kondisi sosial masyarakat yang membutuhkan perhatian, khususnya pasangan lansia Suni dan Marsitah yang hidup dalam keterbatasan.

Sejak pukul 07.30 WITA, personel Polsek Sungai Pinang bersama Polsubsektor Paramasan melaksanakan apel kesiapan di halaman Polsubsektor Paramasan yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Sungai Pinang, AKP Syahbana. Setelah itu, seluruh personel bergerak menuju lokasi rumah yang akan dibedah.

Setibanya di lokasi sekitar pukul 08.00 WITA, petugas bersama warga langsung melakukan evakuasi terhadap pasangan lansia tersebut ke rumah warga terdekat demi keselamatan selama proses pembongkaran berlangsung. Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan pembongkaran total rumah tidak layak huni milik korban yang dilakukan secara gotong royong bersama masyarakat setempat.

 Kegiatan ini turut dihadiri oleh Pembakal Desa Paramasan Bawah, Suwardi, perangkat desa, serta tokoh masyarakat. Rumah berukuran sekitar 4 x 6 meter yang terbuat dari kayu tersebut diketahui dalam kondisi sangat memprihatinkan. Selain mengalami kerusakan di berbagai bagian, rumah tersebut juga tidak memiliki fasilitas dasar seperti MCK yang layak.

Kapolres Banjar, Fadli, dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan bedah rumah ini merupakan bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, khususnya bagi warga yang mengalami kesulitan ekonomi.

“Ini adalah bentuk empati dan kepedulian kami terhadap masyarakat yang membutuhkan. Polri tidak hanya hadir dalam penegakan hukum, tetapi juga dalam kegiatan sosial kemasyarakatan,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa kegiatan tersebut melibatkan berbagai unsur, mulai dari personel kepolisian hingga masyarakat sekitar, sebagai bentuk sinergi dalam membantu sesama.

“Kami ingin memastikan bahwa masyarakat, khususnya lansia yang hidup sebatang kara, dapat memiliki tempat tinggal yang layak, aman, dan sehat. Ini juga menjadi bagian dari upaya kami menjaga kesejahteraan dan keselamatan warga,” imbuhnya.

Diketahui, kondisi pasangan lansia tersebut sebelumnya sempat viral di media sosial karena hidup dalam keterbatasan dan tidak memiliki keluarga yang merawat, sehingga menggugah kepedulian banyak pihak.

Kegiatan bedah rumah ini direncanakan akan berlanjut hingga proses pembangunan kembali selesai, dengan melibatkan warga yang memiliki keahlian di bidang pertukangan guna mempercepat pembangunan rumah yang lebih layak huni.

Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi penerima bantuan sekaligus mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat dalam membangun kepedulian sosial di lingkungan sekitar.(Red).