Angka Kecelakaan Menurun, Satlantas Banjarbaru Perkuat Edukasi di Operasi Keselamatan Intan 2026
Upaya peningkatan keselamatan berlalu lintas di Kota Banjarbaru terus digencarkan melalui Operasi Keselamatan Intan 2026. Satuan Lalu Lintas Polres Banjarbaru menegaskan bahwa operasi ini difokuskan pada langkah pencegahan guna meminimalkan risiko kecelakaan di jalan raya. Hal tersebut disampaikan AKP Embang Pramono saat ditemui awak media di halaman Mapolres Banjarbaru, Senin (03/02/2026).
Banjarbaru, Targetoperasi.id - Embang menuturkan, bahwa pendekatan persuasif dan edukatif menjadi strategi utama dalam operasi kali ini, terutama terhadap pelanggaran lalu lintas yang berpotensi menimbulkan korban jiwa.
Menurutnya, sejumlah pelanggaran seperti melawan arus, mengabaikan rambu lalu lintas, serta tidak menggunakan helm masih menjadi pemicu utama terjadinya kecelakaan. Oleh karena itu, Operasi Keselamatan Intan 2026 diarahkan untuk membangun kesadaran masyarakat agar lebih disiplin dan bertanggung jawab saat berkendara.

AKP Embang Pramono juga mengungkapkan bahwa kinerja pencegahan yang dilakukan selama ini menunjukkan hasil positif. Berdasarkan data Satlantas Polres Banjarbaru, jumlah kecelakaan lalu lintas pada tahun 2025 tercatat mengalami penurunan dibandingkan tahun 2024, dari 86 kasus menjadi 55 kasus.
“Capaian ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kegiatan yang bersifat edukasi kepada masyarakat, agar budaya tertib berlalu lintas semakin kuat,” ujarnya.
Selain penyuluhan dan imbauan, Satlantas Polres Banjarbaru juga menyiapkan langkah penegakan hukum yang akan ditingkatkan secara bertahap. Penindakan tersebut tetap dilakukan secara humanis dan profesional, dengan mengedepankan keselamatan pengguna jalan.
Dalam kesempatan tersebut, AKP Embang Pramono turut menyampaikan sejumlah titik yang menjadi perhatian, di antaranya kawasan KM 31,5, wilayah Liang Anggang, serta beberapa ruas jalan utama yang mengalami peningkatan volume kendaraan. Evaluasi titik rawan kecelakaan terus dilakukan menyesuaikan dengan dinamika lalu lintas di lapangan.
Ia menegaskan, keberhasilan Operasi Keselamatan Intan 2026 sangat bergantung pada peran aktif masyarakat. Dengan mematuhi aturan lalu lintas, menggunakan perlengkapan keselamatan, serta menghindari perilaku berisiko, angka kecelakaan diharapkan dapat terus ditekan.(Intan).
Erik