Warga Sungai Ulin Digegerkan Penemuan Mayat Pria di Dalam Rumah
Warga Komplek Griya Nalar Asri, Kelurahan Sungai Ulin, Kecamatan Banjarbaru Utara, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat pria di dalam sebuah rumah, Sabtu (31/1/2026) sekitar pukul 10.30 Wita.
Banjarbaru, Targetoperasi.id - Korban diketahui bernama Muhammad Sahid (54), seorang karyawan swasta yang tinggal seorang diri di rumah tersebut. Korban ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa di area kamar mandi rumahnya.
Kapolres Banjarbaru AKBP Pius X Febry Aceng Loda melalui Kasi Humas Polres Banjarbaru IPDA Kardi Gunadi membenarkan adanya peristiwa penemuan mayat tersebut.

“Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di dalam rumahnya setelah saksi mendobrak pintu belakang rumah karena mencium aroma tidak sedap. Dari hasil olah TKP dan pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban,” terangnya.
Peristiwa ini bermula ketika seorang saksi mendatangi rumah korban karena mobil rental yang digunakan korban tidak kunjung dikembalikan. Setelah beberapa kali mengetuk pintu depan tanpa jawaban dan mendapati pintu terkunci, saksi kemudian menuju pintu belakang dan mencium bau menyengat. Kejadian tersebut selanjutnya dilaporkan kepada Ketua RT setempat dan pihak kepolisian.
Petugas gabungan bersama relawan kemudian mendobrak pintu belakang rumah dan menemukan korban sudah dalam kondisi meninggal dunia dengan tingkat pembusukan lanjut. Korban langsung dievakuasi ke RS Idaman Banjarbaru untuk dilakukan pemeriksaan visum luar.
“Dari hasil visum luar sementara oleh dokter, kondisi korban sudah mengalami pembusukan tingkat lanjut dan diperkirakan telah meninggal dunia sekitar empat hingga lima hari sebelum ditemukan,” jelasnya.
Pihak kepolisian juga mengamankan sejumlah barang milik korban, di antaranya dompet berisi identitas, handphone, kunci kendaraan, serta beberapa jenis obat-obatan yang diduga dikonsumsi korban sebelum meninggal dunia. Seluruh barang tersebut ditemukan dalam kondisi utuh dan tidak ada yang hilang.
Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara, keterangan saksi-saksi, serta pemeriksaan medis, pihak kepolisian menyimpulkan bahwa kematian korban diduga disebabkan oleh sakit dan tidak mengarah pada tindak pidana.
“Keluarga korban telah dihubungi dan menyatakan menerima kejadian ini dengan ikhlas serta menolak dilakukan otopsi. Selanjutnya jenazah akan dibawa pihak keluarga untuk dimakamkan,” Pungkasnya.(Red).
Erik