Lomba Menyumpit Meriahkan Hari Bhayangkara ke-80, Polres Balangan Lestarikan Budaya Dayak Meratus
Semarak peringatan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026 di Kabupaten Balangan diwarnai dengan pelaksanaan lomba menyumpit yang digelar di halaman Polsek Halong, Sabtu (20/6/2026). Kegiatan tersebut menjadi ajang mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat sekaligus upaya melestarikan budaya tradisional khas Dayak Meratus.
Balangan, Targetoperasi.id Perlombaan secara resmi dibuka oleh Kapolres Balangan, AKBP Dr. Yulianor Abdi, S.H., S.I.K., M.H., didampingi Ketua Bhayangkari Cabang Balangan, Ny. Vina Yulianor Abdi. Hadir pula Plt. Ketua DAD Provinsi Kalimantan Selatan Mandan, Ketua DAD Kabupaten Balangan Syahdi, perwakilan KORMI Kabupaten Balangan, unsur Forkopimcam Halong, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta warga setempat.
Sebagai tanda dimulainya perlombaan, Kapolres Balangan bersama rombongan melakukan penyumpitan simbolis ke arah sasaran. Kegiatan ini mendapat sambutan antusias dari masyarakat, terutama kalangan pelajar yang menjadi peserta utama.

Sebanyak 30 peserta pelajar dari berbagai jenjang pendidikan di Kecamatan Halong turut ambil bagian dalam perlombaan yang didampingi oleh 10 orang juri dari Komunitas Sumpit Ipu Jaring Langit Dayak Meratus Desa Kapul. Para peserta bertanding dalam sejumlah kategori yang telah ditentukan.
Pada kategori eksibisi perorangan putra, Gupen berhasil meraih juara pertama, disusul Syahdi di posisi kedua dan Kapolres Balangan AKBP Dr. Yulianor Abdi di posisi ketiga. Sementara Diancon dan Mandan masing-masing menempati posisi keempat dan kelima.
Di kategori pelajar SD putra, Alex keluar sebagai juara pertama, diikuti Meldi dan Dhamo. Sedangkan pada kategori pelajar SD putri, Wineyni Kantila Maya Alianto berhasil menjadi juara pertama, disusul Novarin dan Jhonia Veronika.
Untuk kategori pelajar SMP/SMA putra, Cristiano berhasil meraih juara pertama, diikuti Vero dan Febri. Sementara pada kategori pelajar SMP/SMA putri, Yolanda Erlin tampil sebagai juara pertama, disusul Junita Asty Rana dan Gita Wati Saka.
Kapolres Balangan AKBP Dr. Yulianor Abdi berharap olahraga tradisional menyumpit dapat terus dipertandingkan dalam berbagai kegiatan, sehingga budaya kearifan lokal tetap terjaga dan semakin dikenal generasi muda.
"Melalui perlombaan ini, kami ingin menjaga agar tradisi menyumpit sebagai warisan budaya masyarakat Dayak Meratus tidak hilang. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan mampu melahirkan bibit-bibit atlet olahraga tradisional yang berprestasi serta semakin mempererat silaturahmi dan kebersamaan antara Polri dengan seluruh lapisan masyarakat di Kabupaten Balangan," ujar Kapolres.
Melalui momentum Hari Bhayangkara ke-80, Polres Balangan tidak hanya hadir sebagai pelindung dan pengayom masyarakat, tetapi juga turut berperan dalam menjaga dan melestarikan nilai-nilai budaya lokal yang menjadi identitas masyarakat Kalimantan Selatan.
Erik