Makna Berbagi 10 Muharram Yayasan Borneo Lestari Berbagi Di Pondok RMA Guntung Manggis
Memaknai 10 Muharram sebagai momen berbagi dan memperkuat kepedulian sosial, Yayasan Borneo Lestari menggelar kegiatan santunan bagi 150 anak yatim di dua lokasi, yakni Masjid Sunan Cendana Pondok RMA Guntung Manggis, Banjarbaru, dan Pondok RMA Limamar, Astambul, Jumat (26/6/2026).
Banjarbaru, Targetoperasi.id - Kegiatan yang berlangsung serentak tersebut menjadi wujud rasa syukur atas nikmat rezeki sekaligus upaya menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak yatim di bulan Muharram yang dikenal sebagai bulan penuh keberkahan.
Pembina Yayasan Borneo Lestari, Bustanul Arifin, mengatakan santunan kepada anak yatim merupakan agenda yang rutin dilaksanakan yayasan. Menurutnya, momentum 10 Muharram menjadi pengingat bagi umat Islam untuk semakin peduli kepada mereka yang membutuhkan.

"Melalui kegiatan ini kami ingin berbagi kebahagiaan dengan anak-anak yatim. Mudah-mudahan apa yang kami berikan dapat bermanfaat dan membuat mereka bergembira. Kegiatan seperti ini juga tidak hanya dilaksanakan di sini, tetapi di berbagai tempat lainnya," ujarnya.
Ia menambahkan, kepedulian terhadap anak yatim merupakan bagian dari ajaran Islam yang harus terus dijaga. Karena itu, Yayasan Borneo Lestari berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program sosial yang menyentuh langsung masyarakat.

Sementara itu, Guru Muhari menjelaskan santunan tahun ini digelar secara bersamaan di dua lokasi. Di Masjid Sunan Cendana, santunan diberikan kepada lebih dari 100 anak yatim, sedangkan di Pondok RMA Limamar sebanyak 50 anak, sehingga total penerima manfaat mencapai sekitar 150 anak.
Menurutnya, kegiatan tersebut bukan sekadar memperingati 10 Muharram, tetapi juga menjadi bentuk rasa syukur atas rezeki yang Allah SWT berikan. Ia berharap semangat berbagi kepada anak yatim dan kaum dhuafa dapat terus tumbuh di tengah masyarakat.
"Harapannya, melalui kegiatan ini kita semakin dekat kepada Allah SWT dan semakin peduli terhadap sesama. Santunan kepada anak yatim sejatinya tidak hanya dilakukan pada 10 Muharram, tetapi dapat dilaksanakan kapan saja. Bahkan setiap hari Jumat kami juga rutin membuka program santunan," ungkapnya.
Suasana kegiatan berlangsung hangat dan penuh kebersamaan. Selain menerima santunan, anak-anak yatim juga mendapatkan perhatian serta doa bersama, sebagai bentuk dukungan moral agar mereka tumbuh menjadi generasi yang sehat, berakhlak, dan memiliki masa depan yang lebih baik.(Intan).
Erik