Divhumas Polri Gelar Dialog Publik Di Kalsel Bertema Menyongsong Indonesia Emas 2025
Divisi Humas (Divhumas) Polri menggelar acara Focus Group Discussion (FGD), bersama Kapolres Dan Jajaran melalui Daring, serta bersama tokoh masyarakat dan mahasiswa, Jumat 25/04/2025.
Banjarbaru, Targetoperasi.id - Acara di hadiri oleh Kadiv Humas Polri Dr. Sandi Nugroho, yang di wakili oleh Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Trunoyudho Wisnu Andiko, Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan yang di wakili oleh Dirnarkoba Polda Kalsel Kombes Pol Kelana jaya, sebagai narasumber Dr. Silvia Keristanti Tri Febriana, Prof. Dr. Taufik arbain, dan Dr. Eka Erliyani.
Dalam kegiatan dialog Publik Kalsel, yang di selenggarakan di ballroom Hotel Novotel Kota Banjarbaru, bertema "Pemuda Tangguh Menyongsong Indonesia Emas 2025, pentingnya untuk perhatian kepada generasi muda yang berperan sentral untuk mewujudkan visi besar bangsa di masa depan, yang memiliki daya saing global sehingga kedepan akan memiliki pemuda tangguh dan berkompeten.

Karo penmas Divhumas Polri Brigjen Pol Trunoyudho Wisnu Andiko, kepada awak media, dirinya mengatakan, dialog publik adalah kegiatan dari kepolisian untuk pendekatan komunikatif, dan untuk menyerap apa yang menjadi persoalan serta permasalahan sehingga akan mendapatkan solusi. Hasil dari dialog publik kemudian menjadi sistemik, bersama kolaboratif untuk menyelesaikan segala permasalahan, baik di daerah maupun di wilayah.
"Pada saat ini tema yang kita ambil adalah, bagaimana mengedepankan para pemuda pemudi di Kalimantan Selatan, guna menyongsong Indonesia emas 2025,"jelasnya.
Dirinya juga menambahkan, ada beberapa hal yang perlu di antisipasi bersama sama, yaitu terkait dengan turbulensi ataupun hambatan tantangan yang bisa di antisipasi oleh pemuda sehingga dapat menyongsong untuk menjadi Indonesia Emas 2025.
"Sejauh ini kolaborasi polri bersama masyarakat, dan pemuda sangat baik, contoh kita mendapat apresiasi dari lembaga adat, dan acara ini merupakan kegiatan yang berkesinambungan sehingga akan ada internalisasi dari mahasiswa dan tokoh masyarakat saat menghadapi tantangan serta bisa menyikapi di dunia media sosial,"imbuhnya.
Di sisi lain, Prof. Dr. Taufik Arbain, memberikan apresiasi yang luar biasa atas di selenggarakan acara dialog publik bersama tokoh masyarakat dan dari kalangan pemuda, dengan pesan pesan kebinekaan untuk kekuatan pemuda menghadapi Indonesia emas 2025.
"Acara ini di hadirkan banyak sekali aktor dari masyarakat, termasuk juga dari kalangan remaja, kegiatan dialog publik ini sangat penting untuk menyampaikan pesan kebangsaan, termasuk pesan harmoni kepada anak bangsa, karena anak muda adalah sentral kita kedepan untuk menanamkan nilai nilai kebangsaan,"pungkasnya.(Red).
Erik